[FF] IT’S TOO LATE

too late

Tittle : It’s Too Late || Author : Seo Na Hyun (@hyunita801) || Length : Oneshoot || Genre : Artist life, Sad, Romance, Fluff || Rating : General || Cast : YoonA (SNSD),  Lee Seung Gi, Siwon (Super Junior), Yuri (SNSD), Seohyun (SNSD).

Author Notes

Annyeong haseyo, hyun balik dengan FF ini, terinspirasi dari skandal yoona dan lee seung gi. Sejujurnya hyun ataupun kalian semua terutama YoonAddict pasti shock bangetttt waktu baca HOTNEWS kalo Yoona beneran menjalin hubungan dengan Lee Seung Gi dan dapat konfirmasi dari Agensinya. Iya kan? Sebagai Yoonwonited, awalnya hyun kecewa, kenapa bukan dengan uri Siwon?? Tapi, setelah di pikir-pikir (bersemedi) sebagai fans yang baik harus mendukung biasnya apapun itu asal baik dan demi kebahagiaan bias kita. Biarlah YoonWon selalu hidup dalam imajinasi kita (dalm FF, video, edit pict,dll) dan YoonA dengan kehidupannya yang sebenernya bersama Lee Seung Gi. Semoga meraka berbahagia. Yoona Seung Gi jjang!! Yoonwon Jjang!!!

Warning : sifat dan pemikiran orang/fans berbeda-beda satu sama lain. Yang diatas adalah pemikiran dari hyun pribadi. Mian, bagi yang punya pemikiran lain yang bertentangan dengan pemikiran hyun. Sekian dan Terima Kasih.

#Mianhamnida banyak typo bertebaran#

Summary

Cinta tak bisa dipaksakan. Benarkah demikian?? Kenyataannya ada sebagian orang yang akhirnya juga bisa bahagia walaupun diawali dengan memaksa perasaan mereka. Dan aku berharap keputusan yang aku ambil adalah keputusan yang tepat untuk bergabung dengan sebagian orang itu, yang akan bahagia meskipun sedikit memaksa perasaanku. – YoonA

Author POV

SMentertaiment baru saja selesai menggelar festival berskala besar bertajuk “SMTOWN WEEK” yang di adakan pada tanggal 21-29 Desember 2013 yang bertempat di Ilsan Kintex, Ilsanseo-Gu, Goyang, Korea Selatan. Festival yang menampilkan beraneka ragam  penampilan dari artis SMent diantaranya SHINee yang bertajuk “The Wizard”, Girls Generation “Marchen Fantasy”, F(x) & EXO “Chrismast Wonderland”, DBSK “Time Slip” dan Super Junior bertajuk “Treasure Island” menarik puluhan ribu penontonnya ini, mampu menempatkan sebagai Pionir ajang Festival K-pop berskala besar di daftar sejarah korea.

Tidak hanya berhenti disitu, jadwal padat di penghujung tahun 2013 benar-benar membuat mereka harus bekerja lebih keras lagi untuk menampilkan yang terbaik didepan para fans yang selalu setia mendukungnya. Pada tanggal 31 Desember 2013 Super Junior -M sendiri menghadiri 2013 Jiangsu TV New Year’s Eve Concert di Nanjing Olympic Sport Center – China. Sedangkan SNSD sendiri mengahdiri “2013 MBC Gayo Daejejeon” namun yoona tak bisa menghadirinya karena yoona sendiri menghadiri “KBS Drama Awards” diwaktu yang sama.

Yoona mendapatkan perhargaan di KBS dalam kategori Excellent artis mino series serta best couple bersama Lee Bum Soo di drama Prime Minister and I yang tengah ia bintangi saat ini. Setelah acara selesai, rasa lelah dan kantuk yang perlahan mengggelayuti dirinya, membuatnya bergegas pulang ke dorm snsd. Sesampainya dirumah, Yoona melihat sekelilingnya yang sepi. Sepertinya ke-8 member lain belum datang dari acara MBC Gayo Daejejeon.yoona memasuki kamarnya dan langsung merebahkan tubuhnya di tempat tidurnya dan terlelap.

Tak berapa lama kemudian tiba-tiba yuripun datang dan segera menemui yoona.

“yoongie…yoongie…ireona…”, yuri menguncang-guncangkan tubuh yoona yang terlelap di kamarnya.

“eoh,, eonni… Wasseo??”, ucapnya masih dengan memejamkan mata.

“yoong,,, ini gawat… liat ini”, yuri menyodorkan ponselnya ke hadapan yoona, membuka salah satu situs ternama yang memberitakan tentang selebritis-selebritis korea. karena yoona masih terpejam yuri pun membacakannya didekat telinga yoona  “yoongie… Semua media sedang memberitakanmu dan Lee seung gi oppa tengah berkencan”.

“arra….”, kata yoona lirih namun beberapa detik kemudian matanya terbuka lebar lalu memposisikan duduk dan menatap yuri “mwo??? Mworago???”.

“nde,.. Geundae,,apakah semua ini benar yoong?? Bahkan disini tertulis kalau agensi kita juga sudah mengkonfirmasinya. Jengmalyo??”, kata yuri

Yoona POV

pikiranku bingung.. Darimana aku menjelaskan pada yul eonni soal hubunganku dengan seung gi oppa sementara yul eonni masih saja menghujaniku dengan berbagai pertanyaan pertanyaan yang membuatku semakin bingung.

“bukankah kau menyukai siwon oppa. Setahuku. Aaa… Jadi selama ini kau selalu tersenyum kerap kali melihat ke ponselmu, itu semua dari Seung Gi oppa?? Kenapa kau tidak menceritakannya padaku. Selama ini aku mengira kau menyukai siwon oppa. Hmmm,, kasian siwon oppa…bagaimana reaksi siwon oppa setelah melihat berita ini ya??” yuri mendengus, menggaruk-garuk kepalanya yang sama sekali tidak merasa gatal itu.

“molla… Aku sendiri juga bingung,, eotteokhe?? Ya, memang benar aku telah memutuskan untuk menjalin hubungan dekat dengan seung gi oppa. Tapi, ini semua juga karena siwon oppa”, sahutku

“siwon oppa?? Apa hubungannya dengan siwon oppa?? Apa kau juga menyukai siwon oppa?”, eonni langsung menebak jalan pikiranku.

“nde, semua karena siwon oppa yang tak pernah mengungkapkan perasaannya padaku. Aku juga tidak tahu apakah siwon oppa juga menyukaiku?” aku menjelaskan semuanya pada Yul eonni yang sekaligus teman sekamarku itu.

“Yoongie…”, eonni menggenggam tanganku, mengisyaratkan agar aku kuat dan siap dengan apa yang akan terjadi di pemberitaan media dan juga kekalutan yang melanda hatiku.

“lagipula, seung gi oppa tidak buruk,, dia orang yang baik, dia sangat menyayangiku, perhatian,,lembut,,dia juga pintar”, tambahku

“aku bingung dengan jalan pikiranmu, kau menyukai siwon oppa juga menyukai seung gi oppa. Kalau kau lebih menyukai siwon oppa seharusnya kau mempertahankan itu, aku yakin siwon oppa juga memiliki perasaan yang sama sepertimu. Sarang”, eonni menghampaskan genggamannya kasar. Ya. Sepertinya dia marah padaku.

“aku lelah,, sebagai seorang yeoja aku juga butuh kepastian dari dia, aku ini di anggap apa selama ini? Sementara dia bebas keluar dan pergi dengan artis-artis yeoja lain. Jadi, saat seung gi oppa menyatakan perasaannya padaku. aku mesti jawab apa? haruskah aku mengatakan aku tidak bisa karena aku sudah punya namjachingu sementara namja itu sendiri belum jelas statusnya bersamaku. Tidak ada salahnya aku menerima cinta seung gi oppa, aku juga sangat menyukainya”.

“semuanya sudah terjadi, ini keputusan yang kau ambil, dan kau juga harus siap dengan resikonya, termasuk siap-siaplah dengan apa yang akan terjadi besok. Berita ini pasti akan menyebar ke segala penjuru dunia. Aku lelah, aku juga mau tidur”, kemudia yul eonni merangkak kesebelahku dan beranjak tidur. Ya, karena rasa lelah dan kantuk yang amat sangat, dalam hitungan detik saja, eonni sudah hanyut dalam dunianya. terlihat sekali Yul eonni yang menjulurkan lidahnya keluar. Ya, dia memang seperti itu jika sudah tertidur. Lalu kuambil selimutku untuk menyelimuti tubuhnya.

Author POV

Di tengah lelapnya yuri disampingnya. Yoona masih terjaga.. Rasa kantuk yang menderanya tiba-tiba sirna memikirkan reaksi siwon setelah berita ini sampai ditelinganya. Dan teringat bagaimana hubungannya tetep terjaga selama 4 bulan ini dan tak ada yang tahu hubungan itu hanya Seung Gi, Yoona dan seohyun yang tahu soal ini. Ya, yoona sangat percaya dengan seohyun uri maknae dan terakhir kali agensi juga mengetahuinya. Yoona menatap langit-langit kamarnya mengenang saat Seung Gi menyatakan perasaannya pada yoona.

******

Saat itu seung gi baru saja pulang dari Konser solonya di Jepang. Seung Gi menghubungi yoona dan memintanya untuk pergi bersamanya.

Lee Seung Gi POV

aku sangat bahagia hari ini,, rasa lelah yang kurasakan sehabis konser pun tak terasa manakala aku membayangkan hal yang lebih penting dalam hidupku setelah ini. Ku sempatkan untuk mampir di salah satu pusat perbelanjaan di Jepang untuk membelikan oleh-oleh untuk seseorang yang kusayangi. Tidak. Lebih tepatnya orang yang sangat aku cintai selama lima tahun ini. Dengan harapan ia akan menyukai hadiah dariku. Aku sudah tidak sabar menunggu hari itu, membayangkan senyumnya saja sudah membuatku melayang, membuat semangat dalam hidupku. Entah virus apa yang dimilikinya hingga membuatku seperti ini. Malam ini juga aku akan terbang ke korea, menemui yeoja yang aku rindukan setiap hari. Namun, sebelum pesawat yang kutumpangi lepas landas, aku mengiriminya sebuah pesan singkat.

To : nae yoongie

 

Berdandanlah yang cantik, besok aku akan menjemputmu dirumah pukul 8 pagi. Kutunggu kau ditempat biasa.

Kemudian kusentuh tanda send yang ada diponselku dengan senyum yang tak henti-hentinya terukir dibibirku.

“Bogoshipda…”, kataku lalu mematikan ponselku dan bersiap terbang ke korea.

YoonA POV

Ini sudah jam berapa, ucapku yang masih setengah mengantuk. Dengan setengah mataku yang masih menyipit Kuraba meja disebelah tempat tidurku, kucari benda kotak kesayanganku yang selalu aku bawa kemanapun aku pergi. ponsel.

Cahaya diponsel itu membuat mataku silau “ah,, masih jam 7.30 pagi”, pikirku dan kulihat disana ada 2 panggilan tak terjawab serta 2 pesan. Panggilan itu dari Siwon oppa dan sms itu dari Siwon dan Seung Gi oppa.

Aku mungkin tak mendengar dering ponselku saat siwon oppa menelponku dan juga dering sms yang masuk karena ponselku dalam keadaan silent waktu aku menghadiri sebuah acara aku lupa belum menggantinya. Dan kubuka pesannya.

From : Siwon Oppa

 

Aku tahu kenapa kau tak menjawab panggilanku. Kurasa kau pasti lelah dan sudah tidur. Aku hanya ingin mengucapkan Good Night… Have a nice dream!

From : Seung Gi Oppa

Berdandanlah yang cantik, besok aku akan menjemputmu dirumah pukul 8 pagi. Kutunggu kau ditempat biasa.

“mwo?? Sekarang sudah jam 7.30 pagi”, aku tersentak setelah membaca pesan dari seung gi oppa yang mengajakku untuk bertemu. Aku segera beranjak dari tempat tidurku dan segera mandi. Tak menunggu waktu lama akhirnya aku sudah siap dan hendak keluar dan segera menuju tempat dimana kami biasa bertemu. Parkiran. Ya, kita memang sering bertemu diparkiran. Mengingat jarak rumah seung gi oppa dan apartemenku di Samsungdong juga tak jauh hanya sekitar 800m saja.

Sebuah mobil mewah menghampiriku, mobil itu tak asing lagi bagiku, ya, itu mobil lee seung gi oppa. Lalu pengemudinya keluar. “Yoong”, sapanya padaku dengan melambaikan tangannya dan tersenyum. Wajahnya terlihat sangat cerah hari ini, sepertinya ia sedang bahagia. Pikirku. Lalu menyuruhku untuk masuk.

“arraseo…”, kataku dan segera masuk ke mobil seung gi tepat disamping sebelah kemudinya.

“kau sangat cantik”..

“jinjjayo? Geundae, ada apa?? Oppa ingin mengajakku kemana?”, tanyaku

“lihat saja nanti”.

Seung Gi POV

Aku tak bisa berhenti melihat pemandangan yang begitu menakjubkan di sampingku ini. Dibandingkan dengan pemandangan pulau jeju ataupun pulau bali sekalipun, yoona lebih dari itu. Perasaan gugup lambat laun merasuki tubuhku. Rasanya seperti ada sengatan listrik yang menembus kulitku. Namun, sebisa mungkin aku tak menunjukkan pada yoona rasa nervous yang ku rasakan. Ku coba tersenyum padanya dan ia juga membalas senyumanku. Sesekali kulihat dia menatapku lalu mengalihkan pandangannya menatap pemandangan luar di sisi jalan lewat jendela mobil di sampingnya.

“apa kau ada schedule hari ini?”, kataku untuk membuka kesunyian antara kami.

“aniyo… waeyo?”.

“apa tidak masalah jika aku mengajakmu keluar ? Aku takut kau ada schedule lain”.

“anieyo oppa, hari ini aku free, memangnya kita akan kemana?”

“kita hanya jalan – jalan sebentar saja,, lagipula nanti siang aku ada schedule”.

“geurae…. Geundae,, bukankah ini jalan kita mau ke sungai Han?”

“hmmm…”, aku menganggukkan kepalaku yang berarti mengiyakan pertanyaaan dari yoona

Kemudian aku menghentikan laju mobilku di tepian sungai Han yang sepi itu. Entah mengapa tidak seperti biasanya yang ramai di lalui orang, hari ini susasana di sini sangat sepi. Ya hanya terlihat segelintir orang yang ada disana. Atau memang Hari ini, suasana di Sungai Han ini, juga lagi berpihak padaku tentang rencanaku mengutarakan perasaanku pada seseorang yang selama ini mengisi tempat yang istimewa di hatiku. YoonA. Sejenak keheningan muncul lagi diantara kami dan kucoba memberanikan diri untuk memulainya. Ya, aku harus mengatakannya sekarang, aku tidak ingin menundanya terus menerus atau semua akan jadi penyesalan bagiku. Aku sudah siap dengan segala kemungkinan yang akan terjadi, tapi aku harus tetap merasa optimis. Jjang!!

 

YoonA POV

Suasana di Sungai Han hari ini sangat sepi, apakah seung gi oppa tau kalau hari ini akan sesepi ini makanya ia mengajakku kesini? Kalau begini kita tidak perlu repot-repot untuk menutupi wajah kami dengan jaket atau cadar untuk menghindari wartawan ataupun fans. Tapi, kenapa oppa mengajakku kesini? Ini tidak seperti biasanya?.

“yoong”, seung gi oppa memanggilku, lalu akupun menoleh kearahnya. Perlahan Oppa menggenggam tanganku dan mengeluarkan sesuatu dari dalam sakunya dan menaruhnya di telapak tanganku.. Sebuah kotak kecil yang aku tak tahu apa isinya.

“ige mwoya?”, tanyaku

“sebuah hadiah, buka saja”, jawabnya dan perlahan akupun membuka kotak itu. Sebuah Kalung.

“yoong, maukah kau menjadi kekasihku?”.

kata-kata dari seung gi oppa membuatku sedikit tersedak padahal tak ada sedikitpun makanan yang masuk dalam mulutku “nde?? Apa oppa sedang bercanda? Kita bukan sedang ada di reality show?”, aku mencoba menggodanya juga dengan tawa.

“bukan dalam reality show, CF atau apapun tetapi dalam reality yang sebenarnya. Nan neomu joahaeyo . yoong”.

Aku sungguh bingung setelah mendengar pengakuan dari Seung Gi oppa, Aku hanya diam, mengalihakan pandanganku yang dari tadi menatap wajah seung gi oppa kini kutatap hamparan sungai han yang luas didepan mataku. Pikiranku melayang kemana-mana. Eotteokhe??. Perlahan kulepaskan tangan seunggi oppa yang hangat menggenggam tanganku. Lalu aku melepas seatbealt yang melingkari tubuhku, ku buka pintu mobilnya dan keluar dari mobil itu menikmati pemandangan sungai han lebih dekat dan hembusan angin yang menusuk kulitku,. Aku duduk di Dashbord mobil Lee Seung Gi Oppa sambil memikirkan jawaban apa yang akan aku berikan padanya. Ku buka lagi kotak berisi kalung cantik pemberian Seung Gi Oppa. Haruskah aku menerimanya?. Sejujurnya aku sendiri menyukai orang lain, sunbae sekaligus satu agensi denganku. Siwon oppa. Tapi sepertinya perasaanku bertepuk sebelah tangan. Selama ini Siwon oppa tak pernah Bilang menyukaiku.Buat apa aku menunggu siwon oppa yang tak pasti perasaannya padaku. Sementara jelas-jelas didepanku ada namja yang benar-benar menyukaiku dan akupun juga menyukainya, meski perasaaku lebih besar untuk siwon oppa. Dalam diamku, Seung Gi oppa menghampiriku dan duduk di Dashboard persis disebelahku.

“eheemm,,hmm”, seungi oppa berdehem memecahkan lamunanku.

“aku tahu, kau pasti masih bingung dengan pengakuanku secara tiba-tiba ini, aku sudah siap kalau kau menolakku”, tambahnya sambil tersenyum getir kepadaku.

Setelah kupikir berkali-kali tak ada salahnya jika aku menerima seung gi oppa, aku juga ingin bahagia seperti wanita pada umumnya. Usiaku juga terhitung pantas untuk mempunyai seorang kekasih, apalagi seung gi oppa adalah orang yang sudah aku kenal cukup lama, dia baik, pintar, multitalent, semua ada pada seung gi oppa.

Author POV

Yoona Menarik napas panjangnya. Lalu menatap Seung Gi di sebelahnya, memberikan kembali kotak yang berisi kalung tadi kepada Seung Gi. “ini”.

“nde? Aisshh,, kau boleh menolakku tapi jangan kembalikan ini padaku. Ini aku berikan sebagai hadiah untukkmu. Gwenchana,, kita kan masih bisa berteman, ku anggap hari ini tidak pernah terjadi dan semua akan kembali seperti semula. Seperti sebuah Mimpi yang indah”, kata seung gi

“tolong pakaikan di leherku”, yoona berbalik lalu menyisihkan sebagian rambutnya kedepan agar seung gi memakaikan kalung itu di leher yoona.

“eoh? Ku kira kau menolak pemberianku”, kata seung gi lalu memakaikan kalung itu di leher yoona yang jenjang tanpa sadar seung gi berkata “andai saja kau juga menerima hati ini”.

“mwo?”.

“a a aniyo”

“Yeppeoyo, gomawo oppa”, kata yoona sambil memegangi kalung yang menggantung di lehernya.

Kemudian mereka hanya duduk memandangi Sungai Han. Sesekali terlihat wajah YoonA yang menahan senyumnya melihat Seung Gi yang sepertinya salah tingkah di depannya. Yoona merapatkan tubuhnya pada Seung Gi hingga lengan mereka bersentuhan. Seung Gi hanya diam karena merasa dirinya sudah mendapatkan penolakan dari yoona, perasaannya sedikit hancur meskipun ia berusaha keras untuk tidak memperlihatkan itu di depan yoona namun yoona tau apa yang dipikirkan seung gi.

Yoona melingkarkan tangannya pada seung gi dan perlahan menyandarkan kepalanya juga di bahu seung gi “oppa,,, ini rasanya hangat sekali”

“nde?” seung gi merasa bingung dengan sikap yoona. Apa dia berusaha menghiburku saat ini?. Batinnya

“oppa,,  bukankah kau pernah bilang kau adalah fanboys ku? Kalau begitu kau adalah fanboys yang paling beruntung didunia”.

“wae?”

“ne,, seorang fanboys yang bisa sangat dekat dengan biasnya seperti ini, bahkan menghabiskan waktu hanya berdua tanpa ada wartawan ataupun manager yang menemaniku, kau itu special. Fanboys yang benar-benar bisa mendapatkan hati biasnya. Bukankah itu adalah impian semua fans”, kata yoona menjelaskan maksud hatinya.

“mwo?? Geurasseo, apa aku benar-benar diterima?”, mata seung gi melolot seakan bola matanya keluar. Ia masih tidak percaya dengan apa yang baru saja di ucapkan gadis itu.

Yoona hanya tersenyum simpul dan ~chu yoona mencium pipi Seung Gi untuk meyakinkan Seung Gi atas jawabannya. Sementara Seung Gi tiba-tiba mematung untuk beberapa detik kemudian berteriak kegirangan dan berlari mendekati sungai han lebih dekat.

“Yoohooooo…. Aku diterimaaaaa”, lalu seung gi berbalik menghampiri yoona yang tertawa melihat tingkah laku seung gi dan menggendongnya, memutarnya tubuhnya berkali-kali karena gembira. “gomawo yoong”. Seung Gi mencium bibir Yoona, mengecupnya berkali-kali.

“nde,,, Geundae oppa, sebenarnya hari ini aku ada janji keluar dengan unnideul SNSD”.

“eoh? Eodieya? Kau bilang tadi hari ini kau free”

“hehehe aku berbohong padamu”.

“gwenchana, kali ini aku memaafkanmu karena kau berbohong demi ingin bertemu denganku”, kata Seung gi yang melipatkan tangannya dan bersedekap.

“yak”, yoona memukul bahu lee seung gi dengan segala kekuatannya.

“geumanhae…appeo”, teriak lee seung gi yang kesakitan. Kali ini Yoona yang diam bersedekap dan memalingkan wajahnya dari Seung Gi.

“Geurae,,, kajja aku antar kau ke Cheongdamdong (SMent)”.

“nde”, balasnya singkat lalu masuk ke mobil Lee Seung Gi.

Sepanjang perjalanan ke Cheongdamdong mereka saling melempar senyum.

“Geundae,, oppa dari Jepang hanya membelikanku kalung ini? Oppa pelit sekali…”, ejek yoona sambil mengerucutkan bibirnya.

“wae?? Apa ada yang kau inginkan dariku?? Rumah?? Mobil?? Apartemen mewah?? Aigoo,,, sepertinya aku bisa mendadak bangkrut jika kau meminta itu semua dariku”, kata Seung Gi yang tak mau kalah dari yoona dan menggodanya. Yeoja ini benar-benar lucu.

“Aiiissshhh,,, “, yoona mendengus dan hanya tersenyum getir pada Seung Gi.

“Di bagasi belakang ada beberapa Hadiah untukmu dan member SNSD yang lainnya”, tambah Seung Gi

“jinjja? Oppa membelikan hadiah buat kami?? Gomawo oppa, aku akan memberikannya nanti pada mereka. Eonnideul pasti sangat senang mendapat hadiah darimu. Mereka semua adalah fansmu, terutama sooyoung eonni, dia selalu menonton semua drama-drama yang kau mainkan ”.

“jinjja?? Syukurlah kalau begitu. Aku beruntung sekali punya fans dari member SNSD? Apa kau tidak ngefans juga padaku? Bukankah aku tampan dan jago acting?”, Seung Gi menoleh singkat dan menunjukkan seringainya.

“aku lebih Suka Kimura Takuya daripada Seung Gi oppa”, kata Yoona lalu mengedarkan pandangannya ke Luar Jendela.

“nde????  Aigooo…”, Seung Gi terkekeh mendengar jawaban yoona. Dia tahu betul yoona sedang menggodanya.

“Memangnya sejak kapan oppa menyukaiku?”, Tanya yoona

“hmmm… molla mungkin sejak 5 tahun yang lalu. Saat kau menjadi guest di Strongheart. Kau benar-benar tidak peka, apa yang aku lalukan saat itu, saat aku membelai rambutmu di depan banyak orang itu semua tulus dari hatiku, Aigoo..” kata Seung Gi sambil memajukan badan ke setir, menyusuri sisi – sisi jalan.

Yoona mendengus, “itu karena saat itu oppa menjadi MC saja di acara itu”.

“bukankah aku bilang saat itu kalau aku  akan menyukaimu sampai mati, di beberapa reality show lain juga aku pernah kalau kau adalah type idealku. Dan sekarang mimpiku benear-benar tercapai. Aku sangat bahagia karenamu”, tambah seung gi lagi.

“gomawo.. sudah menjadi fansku yang setia selama ini”, yoona tiba-tiba bow pada seung gi.

“ah, mwoeyo. Jinjja”.

Tak terasa mereka menghabiskan waktu dengan mengobrol satu sama lain di dalam mobil saat menuju ke Dorm SNSD. Sampai saat mobil Seung Gi berhenti tepat di Depan Gedung Agensi Terbesar di Korea itu, SMentertaiment.

“mianhae, aku tak bisa keluar mengantarmu. Aku takut kalau ada beberapa paparazzi di sekitar sini. Kecuali kalau kau sudah siap untuk membuka hubungan ini di depan public”, kata seung gi yang hampir saja membuka pintu mobilnya.

“aniya,,  gwenchana, aku turun sendiri saja. Aku belum siap untuk semuanya. Ya, sementara ini kita backstreet dulu saja. Pelan-pelan aku akan beritahu Agensiku mengenai ini’, yoona menggenggam tangan seung gi

“na do,, kau bisa buka snediri bagasi di belakang ada 9 bingkisan yang bisa kau ambil untuk member SNSD, sampaikan salamku pada mereka”.

“arassao,, galkkeyo”, kata yoona melepaskan genggamannya.

“nde, annyeong”. – seung gi

Yoona segera turun dari mobil Lee Seung Gi, tak lupa memakai kaca mata hitam yang sengaja ia persiapkan manakala ada paparazzi yang iseng melihatnya. Lalu mengambil 9 bingkisan dari dalam bagasi belakang mobil lee seung gi dan segera masuk ke Gedung SMent tanpa melambaikan tangan ataupun menoleh sekalipun ke belakang.

Saat Yoona berjalan menyusuri koridor di Dalam Gedung SMent dan hendak menuju Dormnya, yoona bertemu Siwon.

Yoona POV

Kulihat Siwon oppa didepannku. Sepertinya ia berjalan ke arahku. Eotteokhe?? Saat ini aku sudah menjadi kekasih orang lain. Yoona tenanglah, bersikaplah seperti biasanya seperti tidak terjadi apa-apa, bukankah memang tidak terjadi apa-apa antara kau dan siwon oppa. Aku menarik napas panjang kemudian kulangkahkan kakiku ke depan berjalan berhadapan dengan siwon oppa.

“yoong”, tiba-tiba siwon oppa menghentikan langkahku

“nde?? Oppa memanggilku?? Waeyo?”, tanyaku, aku berusaha untuk bersikap biasa pada siwon oppa.

“memangnya kau darimana membawa barang sebanyak ini? Penampilanmu juga rapi”, Tanya siwon oppa lagi yang membuatku memutar kepalaku, mencari jawaban yang akan ku ucapkan.

“hmm,, aku pergi jalan-jalan sebentar dan ini hadiah dari seseorang untuk member SNSD, jadi aku membawakannya”, ucapku. Sepertinya jawabannku sudah tepat sehingga siwon oppa tidak mampu bertanya-tanya lagi padaku.

“ooohh, geurae”, jawabnya singkat. Lalu aku mulai melanjutkan langkahku lagu menuju Dorm SNSD namun baru beberapa langkah aku berjalan, Siwon oppa membuat langkahku terhenti lagi.

“Yoong,, apa kau sudah makan?”, Tanya siwon oppa

“hmmm,, belum,,”, aku menggeleng-gelengkan kepalaku.

“kau ingin makan bersamaku?”.

“mian,  hari ini aku sudah janji dengan member SNSD yang lain, jadi aku keluar bersama mereka setelah ini”. Jawabku singkat. Sejujurnya aku ingin sekali makan bersamanya. Berdua. Kalau saja aku tak punya janji dengan yang lain. Gumamku

“ok. Gwenchana, bersenang-senanglah”, kata siwon oppa lalau berbalik menuju Dormnya.

“eoh”, jawabku hanya mengganggukkan kepalaku lalu akupun menuju Dorm SNSD.

Kedatanganku disambut beberapa member SNSD yang sengaja ingin mengerjaiku. Yuri eonni dan uri maknae seohyun yang berusaha mengagetkanku di depan pintu. Namun, sedikitpun aku tak terkejut sama sekali dengan apa yang mereka lakukan. Lalu ku bagikan satu per satu hadiah dari Lee Seung Gi oppa pada mereka. Jelas saja mereka pasti bertanya dari mana semua hadiah-hadiah ini. Aku mencoba menjelaskannya. Betapa bahagianya sooyoung eonni saat aku bilang hadiah-hadiah itu dari Lee Seung Gi Oppa. Tanpa sedikitpun curiga mereka hanya amengucapkan Gomawo pada Seung Gi oppa melalui pesan singkat.

Flashback end

*****

Author POV

Yoona masih belum bisa tertidur walaupun awalnya ia merasa mengantuk dan lelah selesai menghadiri KBS drama awards lalu ia melihat ke ponselnya. Tepat pukul 2 pagi. Belum ada reaksi dari Seung Gi maupun Siwon oppanya. Akhirnya yoona memaksakan dirinya untuk memejamkan matanya. Tak peduli dengan apa yang kan terjadi besok. Mau tidak Mau dia harus siap dengan hari esok.

Ke esokan paginya, yoona masih terlihat terlelap dalam tidurnya karena ia tidur  terlalu larut malam begitupun dengan member SNSD lain yang juga masih lelap. Bahkan, Yoona tak mendengar getar ponselnya yang berkali-kali menyala. Sebuah panggilan masuk dari Siwon.

Saat terbangun, yoona segera mengecek status ponselnya, dan betapa terkejutnya dia belasan kali panggilan masuk dari Siwon Oppanya. Dan beberapa pesan masuk dari Siwon dan Lee Seung Gi.

Pesan 1

From : Siwon Oppa

Kenapa kau tidak mengangkat teleponku? Kau sedang apa?

Pesan 2

From : Siwon Oppa

Telepon aku kalau kau punya waktu.

Pesan 3

From : Siwon Oppa

Aku melihat berita yang beredar di Media. Apa semua itu benar? Telepon aku.

Pesan 4

From : Seung Gi Oppa

Akhirnya hubungan kita selama ini sudah terkuak di Media. Gwenchanayo??

Geurigo, Chukkae atas kemenanganmu di KBS Drama Awards, aku ikut bahagia dan bangga padamu. Chagiya..

“eotteokhe??”. – YoonA

Pertama, dengan segera yoona menguhubungi Siwon, namun panggilannya selalu dijawab operator. Nomornya sedang tidak aktif. “apa ponselnya sengaja dimatikan?? Apa oppa marah padaku? Atau mungkin saja baterainya habis?”, yoona berjalan kesana kemari sambil menggenggam ponselnya hingga ia sendiri lupa untuk membalas pesan dari kekasihnya sendiri.

Siwon POV

*Hongkong*

Pikiranku Kacau setelah melihat berita yang mengabarkan bahawa Yoongie, orang yang selama ini ku cintai ternyata telah berpacaran dengan Lee Seung Gi terlebih lagi Agensiku sendiri telah mengkonfirmasinya. Hatiku Hancur. Sampai akupun terlihat tidak focus pada acara di sini, pikiranku melayang hanya memikirkan yoongie. Terlebih yoongie juga tak menjawab telepon dariku. Kupandangi jam tangan pemberian yoongie padaku, jam tanagn dengan inisial huruf “Y” didalamnya. Sepertinya aku harus bersabar sedikit lagi untuk bertemu dengan yoongie. Besok kami sudah akan kembali ke korea dan saat itu aku akan meminta penjelasan langsung dari mulut yoongie. Semoga semua berita itu hanyalah skandal biasa seperti skandal yoongie yang lainnya. Doaku.

Pesawat kami akan terbang ke korea hari ini. Sebelum mematikan ponselnku, aku masih mencoba menghungi yoongie namun tetep saja panggilanku tidak pernah diangkatnya. Ku kirim pesanpun tidak dibals olehnya. Aku hanya bisa berpositive thinking mungkin saja yoongie masih tidur, atau ponselnya dalam keadaan silent sehingga dia tak mendengar ada panggilan masuk. Ya, semoga saja begitu.

Saat tiba di Dorm, tanpa pikir panjang aku bergegas menuju Dorm SNSD untuk mencari yoongie. Ku ketuk pintu Dorm mereka berharap yang membuka pintunya adalah yoongie dengan begitu aku tak usah repot-repot mencari alasan pada yang lainnya untuk mencari yoona.

Ttok ttok ttok

“siwon oppa?”.

Sial. Ternyata Seohyunlah yang membuka pintunya. “seohyun ah, apa yoongie ada?”, tanyaku

“aa oppa mencari yoong eonni?? Jakkanmanyo aku panggilkan. Oppa tunggu disini saja”, kata seohyun yang langsung menutup kembali pintunya dan menyuruhku untuk tetep menunggu di luar. Namun tak berapa lama kemudian orang yang kucari pun datang menemuiku.

“siwon oppa”.

“ttarawa (ikuti aku)”, aku menarik tangan yoongie, kugenggam erat untuk mengikuti langkahku untuk mencari tempat dimana hanya ada kami berdua agar bisa berbicara secara leluasa. “Sebenarnya apa yang trejadi?”, tanyaku

“apa yang harus aku jelaskan lagi? Bagian mana yang oppa belum jelas”, jawab yoona dengan ketus

“jadi semua itu benar? Kau berkencan dengan Seung Gi? 4 bulan?? Dan aku sama sekali tidak mengetahuinya”, tanyaku dengan sedikit menaikkan nada suaraku.

“eoh”, balas yoona singkat

“waeyo?”, tanyaku

“waeyo?? Apa aku salah? Jika aku berkencan dengan seung gi oppa? Dimana letak kesalahanku?”, yoona menatapku dengan tatapan mata tajam.

“letak kesalahanmu adalah kau tidak memberitahuku soal hubunganmu selama ini sehingga aku masih terus berharap padamu. Arra? Kau tahu aku sangat menyukaimu lebih dari dari seorang dongsaeng”, kutatap matanya dan ku cengkeram kedua bahunya.

“mwo? Apa oppa mengatakan ini setelah semuanya sudah terlambat? Kenapa oppa tidak mengatakannya dulu. Sejujurnya aku juga menyukai oppa, namun semuanya sudah terlambat? Semua ini juga karena oppa? Oppa tidak pernah mengatakan suka padaku sebelumnya. Jadi kuterima Seung Gi Oppa saat Dia mengungkapkan perasaanya padaku? Dia lebih berani mengakui perasaanya daripada oppa?”, kata yoona menjelaskankan semua, sejenak ia tertunduk mengakui perasaanya padaku

“geuraesseo, apa kau juga mecintainya?”, tanyaku lagi

“eoh… Seung Gi Oppa orang yang baik”.

“Geurae, anggap saja tidak terjadi apa-apa diantara kita. Lupakanlah semuanya. Semoga kau bahagia dengan keputusan yang kau ambil. Chukkae”, kataku lalu kurentangkan kedua tanganku yang membuat yoona sedikit bingung dengan apa yang kulakukan.

“wae?? Apa seorang oppa tidak boleh memeluk dongsaengnya? Apa oppa tidak boleh mengucapkan selamat padamu?”.

Mendengar itu yoona hanya tersenyum dan menerima pelukanku. Hangat sekali. Ku peluk dia erat, seakan tak ingin lepas dari pelukan itu. Ku coba menerima semuanya dengan lapang dada. Meskipun dengan berita ini pun, tak akan mengubah keadaanku bersama yoong, aku masih bisa melihatnya, bersamanya meskipun bukan menjadi kekasihnya. Itu sudah cukup bagiku asal melihat yoongie bisa tersenyum bahagia.

Yoona POV

Mianhae Oppa, ini juga salahku yang tak bisa menunggumu sedikit lebih lama. Aku yang plin plan dengan perasaanku. Gomawo oppa masih mau tetap menjadi oppaku yang ku kenal. Oppa yang selalu menyanyangi dan selalu perhatian padaku. Gomawoyo. Aku menghambur dalam pelukan Siwon Oppa. Benar-benar hangat.

“yoong,, apa kau sudah makan?”, Tanya siwon oppa

“belum. Wae?? Oppa ingin mengajakku makan bersama ya? Berdua?”, godaku

“ani, aku mengajak seohyun, tiffany dan Jessica juga untuk bergabung, kajja”.

“mwo??”.

FIN

Mian,, endingnya maksa bangett,, soalnya hyun dikejar waktu buat menyelesaikan FF yang gak karuan ini yang harus ending hari ini juga. Tapi tetap, hyun mengharapkan komentar dari readers sekalian. Terutama yoonwonited nih, pasti pada gak terima karena yoonwon tak berakhir bahagia. Hohoho… Mianhaeyo.

32 thoughts on “[FF] IT’S TOO LATE

  1. Waaaah brasa real yah seunggi ma yoona cerita na dsni, mksd na cerita detail dkehidupan nyata na seperti yg Saeng uraikan d ff ini…ƗƗɐƗƗɐ…ƗƗɐƗƗɐ….ƗƗɐƗƗɐ”̮… Kasian Siwon,,,

  2. ceritanya sama kayak dalam pikiran aku.. siwon oppa lama ngungkapin perasaanya jd ke duluan lee sunggi .. mungkin yoona capek juga nunggunya..
    klo emank yoonwon berjodoh psti nnt akhirnya bersama..
    yg terbaik aja lah bwt semuanya..

  3. Hiks hiks hiks ga tega baca pas bagian Yoona seunggi moment ny, huuufttt masih berharap yoonwon bisa bersatu, aq suka alur ceritnya, cuma endingnya kurang enak aja ♓é² :p.. ♓é² :p..

  4. Siapa pun pilihan yoona dukung aja lah…soo itu pasti yg terbaik…
    Meskipun ngarep nya dia ttp ama siwon oppa…hehehe *tetepmaksa*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s